Nekat Pakai Badan Jalan, Pedagang Pasar Sukawati Ditertibkan

GIANYAR – Sejak pasar umum Sukawati diratakan untuk direhab, banyak pedagang yang menolak dan memilih tak mau pindah ke pasar relokasi.

Pedagang memilih menggelar lapak dekat pasar lama.

Akibatnya banyak pedagang yang memanfaatkan trotoar dan badan jalan.

Petugas gabungan pun dikerahkan Sabtu (21/11) pukul 02.00-05.00, untuk memindahkan mereka.

Petugas gabungan itu terdiri dari unsur Polsek Sukawati, Koramil, Satpol PP Gianyar, Disperindag Gianyar, dan Dinas Perhubungan Gianyar.

Turut hadir dari unsur desa dan pecalang. 

Sidak menyasar lima titik pedagang yang meluber di sekitaran pasar umum lama.

Yakni di seputaran Banjar Dlod Tangluk; sepanjang  Banjar Gelulung; Depan Kantor Camat; Sepanjang jalan Banjar Babakan; dan sebelah timur pasar umum lama Sukawati.

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha, menyatakan pedagang pasar umum sebetulnya sudah diberikan tempat di relokasi.

“Tetapi masih ada beberapa dagang yang tidak mau pindah ke relokasi di Banjar Gelumpang,” ujarnya.

Pedagang yang meluber di seputaran pasar lama berjualan di atas trotoar dan badan jalan.

“Sehingga mengganggu pejalan kaki serta yang lebih penting, untuk kenyamanan pamakai jalan serta keselamatan masing-masing. Baik pedagang, pembeli, pengendara,” jelasnya.

Kata dia, selama penertiban, pihaknya mengedepankan tindakan persuasip dan humanis.

 “Kami imbau bagi pedagang yang sudah terdaftar dan mendapat undian los atau di pasar penampungan (relokasi, red) agar segera ditempati,” pintanya.

Dia mengaku, upaya itu untuk menciptakan  kenyamanan dan keamanan di Sukawati. “Dalam penertiban, sekaligus pengawasan protokol kesehatan,” ungkapnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply