Masuk Hari ke-4, Kabupaten Ini Nihil Tambahan Kasus COVID-19

Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 di Bali pada Sabtu (21/11) mencapai 90-an orang. Di tengah meningkatnya kasus di Bali ini, terdapat kabupaten yang mencatatkan empat hari berturut-turut nihil tambahan kasus.

Tak hanya itu, dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, kabupaten ini pun juga paling sedikit kasus aktifnya. Hanya tinggal 2 orang.

Kabupaten ini adalah Bangli. Namun, seiring tidak adanya kasus baru, kabupaten ini juga tidak mencatatkan tambahan pasien sembuh selama 3 hari berturut-turut.

Untuk data per hari ini, terdapat tambahan kasus sebanyak 94 orang. Kumulatif kasus ditangani Bali mencapai 13.160 orang. Jika dilihat dari penularannya, sebanyak 12.759 orang merupakan transmisi lokal, PPDN sebanyak 96 orang, dan PPLN sebanyak 305 orang.

Selain Bangli, Klungkung juga melaporkan nihil kasus.

Sebaran kasus baru ada di tujuh kabupaten/kota. Denpasar masih menjadi yang terbanyak menyumbangkan kasus yaitu 31 orang. Sedangkan posisi kedua diduduki Gianyar dengan 21 kasus. Kemudian Badung 17 orang. Posisi keempat adalah Jembrana 14 orang.

Tiga kabupaten lainnya mencatatkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Tabanan 6 orang, Karangasem 4 orang, dan Buleleng 1 orang.

Untuk tambahan pasien sembuh, kembali terjadi penambahan yang lebih sedikit dari kasus baru. Tercatat, 73 orang dinyatakan sembuh.

Kumulatif kasusnya menjadi 12.031 orang. Terdapat 1 kabupaten yang nihil tambahan pasien sembuh, yaitu Bangli.

Sedangkan 8 kabupaten lainnya melaporkan tambahan pasien sembuh dengan dominasi ada di 3 wilayah. Yakni Denpasar 23 orang, Gianyar 14 orang, dan Tabanan 11 orang.

Sisanya, 5 kabupaten melaporkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Badung 8 orang, Karangasem 6 orang, Klungkung 5 orang, Jembrana 4 orang, dan Buleleng 2 orang.

Kasus Meninggal

Tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia di Bali pada hari ini nihil. Kumulatif korban jiwa Covid-19 di Bali tetap 410 orang, dengan rincian 407 WNI dan 3 WNA.

Untuk sebaran kasus meninggal, Denpasar ada di posisi pertama dengan 82 korban jiwa. Gianyar menduduki peringkat kedua dengan 70 orang meninggal. Posisi ketiga diduduki Buleleng dengan 57 orang meninggal.

Sementara itu di posisi keempat adalah Karangasem 51 orang. Badung ada di posisi kelima dengan 46 orang meninggal.

Sedangkan Tabanan di posisi keenam dengan 39 kasus meninggal. Posisi ketujuh adalah Bangli dengan 34 kasus.

Klungkung yang melaporkan 17 orang meninggal di posisi kedelapan. Posisi terakhir diduduki Jembrana dengan 11 kasus meninggal.

Kasus Aktif

Kumulatif kasus aktif sebanyak 719 orang. Gianyar melorot ke posisi kedua seiring banyaknya pasien sembuh. Kasus aktifnya mencapai 186 orang.

Posisi pertama kini dipegang Denapsar dengan 189 orang. Badung masih ada di posisi ketiga dengan 128 orang.

Peringkat keempat diduduki Tabanan dengan 86 kasus. Karangasem di posisi kelima dengan 49 kasus.

Jembrana ada di posisi keenam dengan 32 kasus aktif. Selanjutnya ada Klungkung dengan 24 kasus aktif di posisi ketujuh.

Buleleng berada di posisi kedelapan dengan 19 kasus aktif. Selanjutnya di posisi kesembilan adalah Bangli dengan 2 kasus aktif.

Juga masih ada 3 orang dari kabupaten lainnya dan 1 WNA yang dirawat. (Diah Dewi/balipost)

Sumber https://www.balipost.com/news/2020/11/21/159089/Masuk-Hari-ke-4,Kabupaten-Ini…html

Leave a Reply