Kiprah Dr I Komang Gede Sanjaya : Dari Donatur Gerakan Reformasi Kini Jadi Calon Bupati Tabanan

Dr. I Komang Gede Sanjaya (tengah) bersama rekannya di PDIP. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Kabupaten Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Bali yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2020. Di daerah yang dikenal sebutan lumbung pangan Bali ini, nama Dr. I Komang Gede Sanjaya menjadi salah satu kader yang diberi kesempatan dan dipercaya untuk berlaga dalam pemilihan Bupati Tabanan usai kepemimpinan Ni Putu Eka Wiryastuti. Lalu seperti apa sepak terjang dari Komang Gede Sanjaya?

Tak banyak yang tahu, jika pria kelahiran 4 Oktober 1969 ini sebelum terjun ke dunia politik sempat berkecimpung di sektor pariwisata karena merupakan Sarjana Ekonomi. Hingga di 1998, ia diajak seorang rekannya mengisi gerakan reformasi untuk membuat sebuah perubahan.

Tapi saat reformasi tersebut, ia belum ingin terjun ke dunia politik, hanya memilih menjadi donatur gerakan tersebut. Selang beberapa tahun, teman-temannya kembali datang dan mengatakan jika dirinya tidak cocok hanya sebatas menjadi donatur, dan diminta terjun ke dunia politik.

Setelah mendapat saran, ia pun memepertimbangkannya. Hingga akhirnya didaulat menjadi pengurus anak ranting di Banjar Dauh Pala, tempat kelahirannya.

Dalam perjalanan politiknya hingga kini Dr. Sanjaya mampu memperkuat keyakinan masyarakat Tabanan terhadap PDIP. Ini terbukti, dalam Pileg 2019, perolehan kursi PDIP di DPRD Tabanan meningkat drastis.

Dr. Sanjaya bersama sang istri. (BP/Istimewa)

Di luar dunia perpolitikan, khususnya dalam dunia olah raga di Tabanan, Dr. Sanjaya membuktikan dirinya sebagai figur pembawa keharuman nama bagi Tabanan.

Dalam posisinya sebagai Ketua Umum Panitia Porprov Bali ke-XIV di Tabanan, Dr. Sanjaya yang saat itu juga duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan mampu memotivasi atlet dan insan olah raga Tabanan untuk meningkatkan prestasinya.

Setelah dalam beberapa ajang Porprov Bali, Tabanan seringkali menjadi juru kunci, pada Porprov Bali ke-XIV ini Tabanan mampu meningkatkan prestasinya. Tabanan meraih rangking 5 dengan perolehan medali 29 emas, 32 perak dan 68 perunggu.

Sanjaya juga mencatatkan prestasinya dalam bidang keagamaan. Tulus pengabdiannya serta ayah bhaktinya terhadap jagat Tabanan dibuktikannya dengan perannya dalam mensukseskan Karya Agung Pengurip Gumi di Pura Luhur Batukau yang puncaknya telah berlangsung pada 20 Februari 2020.

Dalam karya agung fenomenal ini, Dr. Sanjaya sendiri duduk sebagai Ketua Umum Panitia Karya. Wakil Bupati Tabanan yang dikenal kaya ide-ide cerdas dan kreatifnya dalam membangun Tabanan ini juga tercatat meraih berbagai penghargaan. Seperti The Most Creative People Award dari Yayasan Citra Insani pada 2012.

Ia juga meraih penghargaan Indonesia Achievement Award “Man of The Year 2014” dari Yayasan Penghargaan Indonesia. Setahun setelahnya atau pada 2015 Yayasan Penghargaan Indonesia ini juga menganugerahi Dr. Sanjaya dengan Figure Achievement Economist of Indonesia 2014-2015.

Dr. I Komang Gede Sanjaya menerima penghargaan. (BP/Istimewa)

Di 2018, Dr. Sanjaya kembali dianugerahi penghargaan yang sangat bergengsi. Kali ini berupa penghargaan International Seminar Spirituality in 21th Century Speaker “Success in Life with The Power Dharma” dari Bhagavad Gita Movement of Indonesia.

Masih di 2018 ini, Dr. Sanjaya juga dianugerahi dua penghargaan lainnya. Yakni Lencana Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama dari KTNA Indonesia dan Great Support in Vovinam Development dari The 4th AVF Asian Vovinam Championship 2018 Comittee.

Di luar penghargaan-penghargaan tadi, Dr. Sanjaya juga seringkali diundang sebagai pembicara dalam kegiatan seminar baik diseputaran Tabanan, Bali maupun di beberapa daerah di Indonesia. Dr. Sanjaya juga tercatat aktif dalam berbagai organisasi.

Hingga saat ini tercatat setidaknya ada 18 organisasi yang pernah mendudukannya dalam posisi leader ataupun dalam posisi-posisi strategis.

Seperti sebagai Ketua LSM Forkot Tabanan dari tahun 2000 sampai sekarang. Dalam dunia kepartaian ia pernah duduk sebagai Anak Ranting PDIP Banjar Dauh Pala dari tahun 2000-2005, Bendahara PAC PDIP Tabanan dari tahun 2005 hingga 2010 dan Ketua DPC PDIP Tabanan dua periode berturut-turut. Yakni dari tahun 2015-2019 dan 2019-2024.

Dr. Sanjaya melakukan penanaman pohon. (BP/Istimewa)

Dr. Sanjaya juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua KNPI Tabanan pada periode 2005-2010, Ketua KONI Tabanan periode 2010-2015 dan Ketua POBSI Tabanan periode 2005-2010.

Beberapa organisasi lainnya yang masih dijabatnya hingga saat ini sebagai berikut. Ketua PMI Tabanan, Ketua BNK Tabanan dan Ketua Komisi Penanggulangan Aids Daerah Kabupaten Tabanan.

Dr. Sanjaya juga tercatat sebagai pendiri Forum Bhinneka Tunggal Ika Tabanan, pembina Flobamora Tabanan dan pembina Baitul Muslimin (Bamusi) Tabanan.Dalam bidang komunikasi ia juga duduk sebagai pembina ORARI dan RAPI Tabanan.

Seperti yang dijelaskan diawal, Dr. Sanjaya juga sempat duduk sebagai Ketua Umum Porprov Bali ke-XIV Tabanan dan Ketua Umum Panitia Karya Agung Pengurip Gumi Pura Luhur Batukaru. Hingga saat ini Dr. Sanjaya juga duduk sebagai Penyegjeg Desa Adat Kota Tabanan dan berbagai jabatan lainnya.

Berbagai prestasi yang pernah diraihnya serta puluhan organisasi yang pernah digelutinya tentu merupakan sebuah cermin bahwa Dr. Sanjaya sosok pemimpin yang cerdas, intelektual dan telah bekerja secara nyata dan tulus dalam membangun Tabanan. (Puspawati/balipost)

Sumber https://www.balipost.com/news/2020/11/21/159096/Kiprah-Dr-I-Komang-Gede…html

Leave a Reply