Jumlah Pengunjung Turun Drastis, Limbah Hotel Prama Sanur Alami Penurunan 70%

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Di tengah pandemi Covid-19 yang menghentikan beberapa aktivitas, ternyata membuat limbah yang dihasilkan di beberapa tempat akomodasi menurun. 

Salah satunya pada Hotel Prama Sanur Beach.

Menurut Executive Assistant Manager Hotel Prama, I Gusti Bagus Surya, limbah Hotel Prama menurun hingga sebanyak 70% di tengah pandemi Covid-19.

“Tentunya menurunnya jumlah limbah ini dikarenakan sedikitnya jumlah tamu yang berkunjung ke hotel. Jika dipersentasekan, jumlah tamu yang menginap di hotel hanya sejumlah 10%. Tentu hal ini sangat jauh berbalik dari sebelumnya yang dapat mencapai angka 80%,” ujarnya. 

Sementara klasifikasi limbah yang dihasilkan di Hotel Prama dibagi menjadi 4 yaitu limbah B3, organik, cair, padat dan kimia.

Baca juga: 5 Zodiak Ini Tak Suka Berlibur, Aries Pilih Bekerja, Terlalu Banyak Suara Bikin Libra Stres

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok 22 November 2020, Libra Penuh Kegembiraan, Taurus Cenderung Bertindak Egois

Baca juga: Lion Air Group dan Dompet Dhuafa Tambah Layanan Rapid Test Covid-19 Bagi Penumpang di Bali

Pengelolaan limbah di hotel yang terletak di Denpasar Selatan, Bali ini telah menerapkan sistem ISO 15.000.

“Nantinya semua barang-barang didalam kamar yang akan menjadi limbah akan dibawa keluar kamar lalu dikumpulkan di tempat pengelolaan limbah Hotel Prama. Lalu nantinya partner hotel yang telah bekerja sama akan mengambil sampah-sampah tersebut sesuai dengan kategorinya,” sambungnya.

Surya juga menambahkan, limbah B3 sendiri meliputi seperti balon lampu LED yang sudah rusak.

Bahkan nantinya yang mengelola limbah B3 ini harus yang sudah memiliki sertifikasi.

“Sementara untuk saat ini rata-rata kamar di Hotel Prama terisi 30 kamar dalam waktu sehari. Saat ini pengunjung yang datang ke Hotel Prama Sanur Beach didominasi berasal dari airlines tours,” tutupnya. (*).

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply