Bos Honda: Kita Semua Mengira Yamaha dan Ducati yang Jadi Juara

TRIBUN-BALI.COM – Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 bak mimpi buruk yang telah menghampiri Honda Racing Corporation (HRC).

Tak ada yang berjalan sesuai skenario bagi pabrikan asal Jepang tersebut semenjak Marc Marquez mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez pada balapan pertama musim MotoGP 2020.

Tim yang menggondol Triple Crown (pemenang di klasemen pebalap, konstruktor, dan tim) selama tiga musim MotoGP terakhir ini tak berdaya.

Mereka kini mendulang perolehan poin terburuk di klasemen kontruktor dan tim sepanjang era MotoGP sejak 2002.

Baca juga: Sertijab Kapolda Bali Bakal Berlangsung di Mabes Polri pada Jumat (20/11)

Baca juga: Soal dan Jawaban Materi Kelas 4-6 SD di TVRI, 19 November 2020: Bagaimana Ciri-Ciri Unik Tumbuhan?

Baca juga: Jika Belum Dapat BLT Karyawan Gelombang II, Bisa Lapor via WA 08119303305

 Bos Honda, Alberto Puig, hanya bisa pasrah dengan kondisi timnya musim ini.

Secara sportif, ia pun memberi apresiasi kepada Joan Mir dan Suzuki yang terbukti bisa tampil konsisten sepanjang musim abnormal di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kami ingin memberi selamat kepada Suzuki,” tutur Puig kepada GPOne.com. 

“Mereka melakukan pekerjaan ini secara fantastis dan pebalap mereka, Joan Mir, menjalani musim luar biasa.”  ujarnya.

Puig juga mengutarakan hasil musim memang jauh dari perkiraan banyak orang.

 Apalagi, tim Suzuki Ecstar tak pernah finish di atas empat besar klasemen akhir tim sejak kembali ke MotoGP pada 2015.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply