Anies Baswedan Dipanggil Polda Metro Jaya

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Berikut update pasca Rizieq Shihab atau Habib Rizieq mantu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga Ketua RT Petamburan dipanggil Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz telah mencopot dua Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jabar Irjen Rudi Sufahradi dicopot dari jabatannya.

Kedua Kapolda tersebut dinilai lalai tidak menerapkan protokol kesehatan saat ada kerumunan massa di acara Habib Rizieq di Petamburan dan Bogor pekan lalu.   

Selain dicopotnya jabatan kedua jenderal itu, polisi juga akan memintai klarifikasi orang-orang yang dianggap bertanggungjawab atas wilayahnya, mulai dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga ketua RT Petamburan. 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada semua pihak yang dianggap terlibat dalam penyelenggaraan acara resepsi tersebut.

Menurut Argo, penyidik akan memanggil dari tingkat ketua RT hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pelaksanaan acara resepsi di tengah pandemi Covid-19 tersebut.

“Jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi kepada anggota binmas yang bertugas di protokol kesehatan, kepada RT/RW linmas, Lurah, Camat dan Walikota Jakarta Pusat, KUA, satgas COVID-19, biro hukum DKI dan Gubernur DKI dan beberapa tamu yang hadir,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Ia menyampaikan pemanggilan kepada pihak terkait tersebut masih berupa klarifikasi terkait adanya dugaan pelanggaran Undang-undang terkait karantina kesehatan.

“Rencana akan kita lakukan klarifikasi dengan dugaan tindak pidana pasal 95 UU Republik Indonesia nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan,” jelasnya.

Nantinya, kasus tersebut akan ditangani oleh penyidik gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply