Lipat dan Sortir Surat Suara, KPU Tabanan Terapkan Prokes Ketat

TABANAN – Sebagian surat suara untuk Pilkada Tabanan 9 Desember mulai berdatangan. Pelipatan surat suara pun mulai dilakukan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan melibatkan sebanyak 41 pekerja untuk melipat ratusan ribu surat suara yang tersimpan di GOR Debes Tabanan.

Protokol ketat Covid-19 diterapkan KPU Tabanan. Satu persatu pekerja yang melipat surat suara diwajibkan menggunakan masker dan dilakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk GOR Debes Tabanan.

Pelipatan surat suara langsung diawasi oleh Bawaslu Tabanan. “Sejak Jumat kami sudah mulai melipat dan menyortir surat suara.

Pelipatan suara dilakukan sampai tiga hari ke depan,” kata Komisioner Divisi Teknis KPU Tabanan Ni Luh Sunadi.

Ni Luh Sunadi menyebut ada perbedaan mekanisme pelipatan surat suara sebelumnya dengan saat ini ditengah pandemi Covid-19.

Di masa pandemi ini penyelenggara pemilu lebih menekankan protokol ketat Covid-19. Untuk mencegah dan mengantisipasi penularan Covid-19 di areal lokasi pelipatan surat suara GOR Debes Tabanan.

“Jadi jumlah pekerja yang melipat kertas surat suara kami batasi maksimal 50 orang yang sudah terdaftar di KPU Tabanan.

Orang yang melipat surat suara tidak boleh diganti, jika sakit oleh rekan, teman atau keluarga. Kalau sakit yang mereka libur dan tidak diperbolehkan bekerja,” ungkapnya.

Di lokasi GOR Debes pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan handsatizer, masker dan pengukur suhu tubuh.

Kemudian pihaknya juga menjaga jarak antar satu orang yang melipat suara dengan lainnya. Masing-masing orang melipat surat suara ditandai dengan matras.

“Selain itu perbedaan yang mencolok pelipatan suara saat ini tidak dilakukan secara berkelompok atau berkerumun.

Kalau sebelum Covid-19 pelipatan dilakukan oleh anggota keluarga sebagai pekerja, sekarang kami tidak terapkan hal itu,” tegasnya.

Sunadi menambahkan sebanyak 374,436 surat suara dilakukan pelibatan saat ini. Dengan rincian untuk surat suara Pilkada Tabanan 9 Desember sebanyak 372.436 lembar serta 2.000 lembar surat suara untuk pemilu ulang.

“Nah, untuk surat suara yang ditemukan rusak saat dilipat, akan dicatat dan dikumpulkan oleh penyelenggara KPU terlebih dahulu.

Nantinya baru dibuat berita acara dan dilaporkan surat suara tersebut untuk segara dapat diganti,” pungkasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply