Dominasi Pemenang dari Bali, Siap Gelar Sekali Dalam Dua Tahun

DENPASAR – Setelah final secara online pada 7 November 2020 lalu, akhirnya panitia Gebrax Drum Competition yang melibatkan peserta dari Bali hingga NusaTenggara mengumumkan nama para juara.

Para juara ini lahir dari dua kategori yang dilombakan. Sebagian besar pemenang berasal dari Bali. Untuk kategori anak, juara 1 diraih oleh Rayhan Athalla S dari kabupaten Badung.

Juara 2 diraih oleh I Gusti A Bagus Satria asal Denpasar. Sedangkan juara 3 diraih oleh Made Gede Khrisna dari Denpasar.

Sementara itu, untuk kategori umum, juara 1 diraih oleh I Made Githa Nada asal Badung. Juara 2 diraih oleh Lalu Damar Wangggih asal Lombok Tengah, NTB.

Juara 3 diraih oleh I Made Dwikayana asal Denpasar. Sementara untuk juara favorit kembali disabet oleh Rayhan Athalla S.  

“Penilaian ini berdasar penampilan para epsert finalis yang diadakan 7 November di Studioversal Denpasar sebagai final online.

Dan pada tanggal 8 November 2020 final live streaming di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar.

Di mana acara ini juga bagian dari acara Denpasar Festival (Bali Drums Day),” kata Deky Tawas owner DeBeat yang menggagas lomba ini di Denpasar, Sabtu (14/11)

Lanjut Deky dari evaluasi panitia, event perdana ini masih memiliki banyak kekurangan. Hal itu juga berdasarkan masukan para peserta dan anggota panitia lain.

“Mereka memberi banyak masukan. Dari dari masukan itulah kami berbenah. Ke depannya kami akan melakukan lebih baik lagi,” ujarnya. 

Ke depan dijelaskan Deky, Gebrax Drum Competition ini akan selalu digelar sekali dalam 2 tahun. Hal ini untuk menarik minat para drummer muda berlatih.

Sementara di sela 1 tahun sebelum kompetisi akana diisi dengan perlombaan lain seperti lomba vokal.

“Dan kami akan memberikan efek kejutan yang lebih baik. Dari ekspektasi kami untuk event ini ternyata jauh dari yang lebih kami bayangkan. Dari kualitas dan kuantitas. Ini layak sekelas event nasional,” tandasnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply