81 Ribu Lebih Pelaku Usaha Mikro di Bali Gagal Terima Bantuan

DENPASAR- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Wayan Mardiana menyebutkan, dari sebanyak 214.118 usaha mikro di Bali yang diusulkan, hanya 131.693 usaha mikro yang menerima bantuan.

Kata lain, ada sekitar 81 ribu lebih yang gagal terima bantuan pusat.

Sedangkan untuk yang lolos, pelaku usaha mikro ini, masing-masing akan menerima bantuan sebesar Rp 2, 4 juta atau total senilai Rp 316 miliar lebih.

Bantuan usaha akan disalurkan melalui BNI dan BRI.

“Tahun 2021 jumlah bantuan akan ditingkatkan lagi menjadi Rp 20 juta, dan saya berkomitmen untuk Bali, agar tetap diprioritaskan,” ujar Mardiana disela

penyerahan secara simbolis penerima bantuan pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (14/11).

Lebih lanjut, Mardiana menambahkan pemerintak akan menyalurkan lebih banyak lagi bantuan ke Bali, namun pemerintah hanya menetapkan 12 juta bantuan saja, dan Bali adalah salah satu provinsi prioritas dengan jumlah lembaga yang mendapat bantuan terbanyak.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, Bali diprioritaskan dalam penerimaan bantuan kali ini.

Mengingat ekonomi Bali yang sangat tergantung pada sektor pariwisata, serta UKM sebagai penunjang pariwisata tersebut.

Sama halnya dengan Gubernur Koster, Menteri Teten Masduki menyatakan pariwisata Bali perlu mempertahankan keunikannya. Karena itu sebagai daya tarik utama wisatawan, begitu juga untuk UKM agar terus memperhatikan ciri khas beserta kualitas mereka.

 “Kita harus bersyukur Gubernur Bali mempunyai visi pariwisata dan kebudayaan yang kuat,” tukasnya

Sumber Radar Bali

Leave a Reply