Kronologis Penangkapan Perwira TNI AD Gadungan Tipu Perempuan di Denpasar

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Perwira TNI AD gadungan di Denpasar, Bali, berinisial NI, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah aksi tak terpujinya terendus aparat TNI AD, dan berhasil diamankan dari kediamannya di Kepaon, Denpasar Selatan, Rabu (11/11/2020)

Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., menjelaskan kronologis terungkapnya kasus TNI gadungan tersebut, berawal pada bulan September 2020, saat itu NI sedang makan di warung Ikan Bakar Bu Parto dan NI kemudian menjadi pelanggan tetap di warung Ikan Bakar tersebut. 

“NI sebagai pelanggan tetap, kemudian terjalin komunikasi yang semakin akrab antara saudara NI dengan J Pemilik warung ikan bakar tersebut yang beralamat Jalan Raya Pemogan. J juga memiliki seorang putri yang masih kuliah atau berstatus mahasiswi, berinisial AN,” ungkapnya kepada Tribun Bali, Jumat (13/11/2020).

Dari hari ke hari, singkat cerita, NI kemudian menjalin hubungan dengan AN, anak dari Ibu J. 

Baca juga: Hari ini adalah Friday the 13th, Mengapa Perpaduan Tanggal 13 dan Hari Jumat Menakutkan?

Baca juga: Ini Perjalanan Karier Bae Suzy, Pernah Membintangi Drakor Dream High dengan Kim Soo Hyun

Baca juga: 5 Drakor Ini Bergenre Thriller, Memiliki Rating yang Cukup Tinggi dan Bisa Bikin Anda Penasaran

“Karena mulai merasa dekat dengan keluarga Ibu J kemudian NI meminjam uang sebesar Rp 1.500.000 pada bulan Oktober 2020 dengan jaminan sebuah laptop,” ujarnya.

Masih di bulan Oktober 2020 itu, NI kembali mendatangi warung tersebut, yang bersangkutan mengaku sebagai Anggota TNI AD yang berpangkat Kapten dan berdinas di Intel. 

“Dengan akal bulusnya ini, NI meminjam uang untuk kedua kalinya sebesar Rp 8.500.000 dengan alasan peminjaman tersebut untuk menalangi anggotanya yang lagi berdinas dengan alasan kalau di TNI pengajuan uang tidak bisa langsung cair,” paparnya.

Melihat hubungan anaknya dengan NI semakin akrab, selanjutnya Ibu J berencana menemui yang bersangkutan untuk memastikan apakah NI benar anggota TNI AD atau bukan.

Pada Rabu 11 November 2020 pukul 10.30 Wita, Ibu J dan anaknya AN mendatangi Piket Prajaraksaka Kepaon untuk mengecek kebenaran NI yang mengaku sebagai anggota TNI AD yang berpangkat Kapten. 

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply