Joe Biden Unggul di Arizona, Donald Trump Belum Menerima Kekalahan

TRIBUN-BALI.COM, PRINCETON – Presiden terpilih Joe Biden memperkuat keunggulannya pada pemilihan presiden AS dengan merebut kemenangan di Negara Bagian Arizona pada Kamis (12/11/2020) malam.

Namun, peralihan resmi pemerintahan AS terhadang karena Presiden Donald Trump masih belum mau menerima kekalahan.

Joe Biden, menurut Edison Research, diproyeksikan merebut kemenangan di Arizona, setelah lebih dari seminggu penghitungan suara pilpres sejak 3 November berlangsung.

Joe Biden menjadi calon presiden kedua dari Partai Demokrat dalam tujuh dasawarsa yang merebut kemenangan di Arizona, negara bagian yang biasanya dikuasai Republik.

Baca juga: Kabar Duka, Maestro Seni Made Wianta Tutup Usia Setelah Dirawat di RS Denpasar & Derita Sakit Ini

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 14 November 2020, Gemini Peluang Menanti, Virgo Waspada dan Bersiaplah

Kemenangan Biden di Arizona memberinya 290 suara Electoral College negara bagian, yang menentukan pemenang pilpres AS.

Joe Biden telah melampau batas minimal 270 suara untuk memenangi pemilihan, dan dengan demikian jalan terbuka baginya untuk dilantik sebagai presiden AS pada 20 Januari 2021.

Sebelas tambahan suara elektoral di Arizona membuat posisi Biden semakin sulit dijangkau oleh Donald Trump.

Gugatan hukum yang dilancarkan kubu Trump telah menemui kegagalan di pengadilan.
Sementara itu, para pejabat pemilihan di tingkat negara bagian melaporkan tidak ada penyimpangan yang serius selama pemilihan.

Penolakan Trump untuk menerima kekalahan membuat proses transisi ke pemerintahan baru menjadi terhenti.

Administrasi Layanan Umum, lembaga federal yang mengeluarkan dana untuk presiden terpilih, belum mengakui kemenangan Joe Biden.

Sumber: antaranews.com

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply