Pemimpin Korut Kim Jong Un Bakal Jatuhi Hukuman bagi Warganya yang Menyisakan Makanan

TRIBUN-BALI.COM – Pemerintah Korea Utara (Korut) bakal menambah daftar larangan dan hukuman bagi warganya.

Pemimpin Korea Utara ( Korut) Kim Jong Un dilaporkan bakal memberi hukuman ke warganya yang masih menyisakan makanan.

Keputusan itu dibuat oleh Partai Buruh Korea di tengah kesulitan Pyongyang memberi makan rakyatnya karena berbagai bencana alam tahun ini.

 Dalam arahan yang dikeluarkan partai, pemerintah mengancam bakal memberi “hukuman yang kuat” bagi siapa pun yang dianggap gagal melindungi ekonomi negara.

Baca juga: Respons Pandemi Covid-19, ASEAN Berhasil Kumpulkan Pendanaan hingga 10 Juta Dollar AS

Baca juga: Buntut Penyerangan & Perusakan Mapolsek Ciracas, 67 Oknum TNI Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca juga: Minuman Tradisional Juga Dilarang Dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol, Termasuk Arak dan Tuak?

“Bentuk kegagalan melindungi kameradnya adalah menyisakan makanan dan membuangnya,” demikian arahan yang dibuat Partai Buruh.

Ancaman itu muncul setelah setelah pada Agustus hingga September, tiga badai menghantam Korea Utara.

Menyebabkan kerusakan pada sawah. Bencana alam itu menyebabkan ekonomi Korea Utara makin menderita, setelah mereka dilanda sanksi internasional dan pandemi virus corona.

Sekutu sekaligus negara tetangga China bergerak cepat dengan mendonasikan padi dan 550.000 ton pupuk untuk mengerek hasil sawah Pyongyang.

Sumber internal Korea Utara kepada Radio Free Asia mengungkapkan, komite pusat partai sudah memerintahkan warga agar ikut mencari solusi.

Selain itu, mereka diharuskan mulai menggalakkan sistem penyimpanan makanan, di mana perintah itu juga bertujuan melindungi sistem sosialis mereka.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply