8 Bulan Bertahan Hidup di Bali dengan Andalkan Kiriman Uang dari Teman

Kantor imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Nigeria.

Dia adalah Julius Obiefuna Obiwulu, 34. Pria 34 tahun ini diamankan di kamar kosnya di Jalan Ciungwanara VI Nomor 15, Renon, Denpasar setelah masa izin tinggal habis alias overstay lebih dari 60 hari.

==================

NIAT Julius mengunjungi keluarganya yang menikah di Jakarta pada 2019 lalu malah berakhir dengan penangkapan dan penahanan.

Datang ke Indonesia dengan menggunakan visa kunjungan sosial budaya.

Usai mengunjungi keluarganya di Jakarta, Julius kemudian melanjutkan terbang ke Bali, pada 28 Januari 2020 lalu.

Tujuan awal Julius ke Bali saat itu sebenarnya untuk keperluan mendapatkan visa Timor Leste.

Untuk mendapatkan visa Timor Leste, Julius diminta untuk datang ke Kupang. Namun, karena wabah Covid-19, Julius tidak berangkat ke Kupang.

“Julius mengira Kantor Imigrasi juga tutup dan tidak bisa kembali ke Nigeria karena terjadi krisis di negaranya, sehingga memilih bertahan hidup sendirian di Bali,” beber Surya.

Anehnya, meski masa izin tinggal habis alias hangus sejak tanggal 1 Februari 2020 lalu, Julius tidak menghubungi pihak Konsulat Nigeria di Indonesia dengan dalih tidak mengetahui kontak kantor Konsulat Nigeria.

Apalagi Julius tidak memiliki pekerjaan atau bisnis di Indonesia.

“Untuk bertahan hidup, yang bersangkutan hanya mengandalkan uang dari bisnis baju di Nigeria dan mendapatkan uang dari temannya di Nigeria sebesar Rp 2,5 juta perbulan,” imbuh Surya.

Anehnya lagi, Julis juga kehilangan kontak dengan kerabat maupun keluarganya di Jakarta dan Nigeria.

Untungnya sebelum diamankan Julius tidak pernah berurusan mengenai hukum dengan alasan Overstay.

Kini Julius usai diamankan, Julius ditahan di ruang Ditensi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

WNA asal Nigeria ditahan atas dugaan pelanggaran Pasal 78 ayat 3 UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian. (maulana sandijaya)

Sumber Radar Bali

Leave a Reply