11 Ribu Kasus Disabilitas di Bali Butuh Perhatian Khusus, Komite Sambangi Polda Bali

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 11 ribu kasus disabilitas di Provinsi Bali memerlukan perhatian khusus dari pemerintah mulai dari aksesbilitas hingga tingkat pendidikan.

Hal inilah yang dibahas dalam audiensi antara Komite Daerah Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Bali bersama Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose di Lounge Andalan Polda Bali, pada Rabu (11/11/2020) kemarin.

Wakil Ketua Komite Daerah Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Bali, Drs. I Nyoman Dana, M.Erg menyampaikan, terdapat penyandang disabilitas di Provinsi Bali sebanyak 11 ribu kasus dengan 5 jenis disabilitas antara lain Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahit, Tunadaksa dan Autis.

“Oleh karena itu perlunya perhatian khusus untuk penyandang disabilitas. Kurangnya aksebilitas, rendahnya tingkat pendidikan yang ditempuh, serta anggaran untuk penyediaan sarana dan prasarana menjadi masalah yang dihadapi saat ini,” terang I Nyoman Dana.

Baca juga: GNA Merasa Tak Memukul AWK, Polda Bali Periksa Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan

Baca juga: Upaya Putus Penyebaran Covid-19, Kelurahan Sesetan Kembali Gelar Sosialisasi Prokes

Baca juga: 4 Shio yang Beruntung Hari Ini Kamis 12 November 2020, Siapa Saja Mereka?

Sesuai dengan Perda No. 9 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Pergub No. 67 Tahun 2017 tentang Komite Daerah Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, 1 (satu) dari 9 (sembilan) anggota Komite adalah dari Anggota Kepolisian sesuai amanat dalam Perda.

Pihak Komite menyampaikan, apabila ada kasus yang melibatkan disabilitas agar ditangani secara khusus.

“Seperti pelayanan perempuan dan anak serta agar disediakannya pelatihan bahasa isyarat kepada staff Kepolisian,” bebernya.

Pada kesempatan itu, pihak komite memohon petunjuk dan arahan terkait dengan rancangan kegiatan sebagai program kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Sementara itu, Kapolda Bali yang didampingi Dirlantas Polda Bali Kombes Pol Indra, S.I.K., M.S.I., Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Syamsi SH menyampaikan apresiasi atas masukan-masukan dari komite.

“Kami sangat mengapreasiasi dan mengupayakan agar penyandang disabilitas mendapat pelayanan dan akses yang baik di Polda Bali, serta pemberian 1.000 paket sembako kepada penyandang disabilitas dalam rangka HUT Brimob,” ucapnya. (*).

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply