Tabanan Kebagian Hibah Rp 7,4 Miliar dari Pusat, 70 Persen untuk Industri Pariwisata

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Pemkab Tabanan mendapat kucuran dana seenilai Rp 7,4 Miliar lebih.

Dana stimulus tersebut diperoleh dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang memberikan stimulus anggaran berupa hibah pariwisata untuk Bali sebesar Rp 1,183 triliun lebih.

Dana ini diperuntukan untuk stimulus bagi pengusaha di bidang akomodasi pariwisata seperti hotel dan restoran.

“Ini merupakan kepercayaan pusat dalam upaya menggairahkan kembali sektor pariwisata.

Baca juga: Diskes Klungkung Cari Hotel Tempat Isolasi di Nusa Penida, Antisipasi Jika Warga Terinfeksi Covid-19

Baca juga: Kader PDIP Kediri Gelar Konsolidasi Internal, Dukung Penuh Paket Jaya-Wira di Pilkada Tabanan

Baca juga: DLH Tabanan Imbau Warga Terapkan Teknologi Komposter Skala Rumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah

Tentunya kami melangkah berpedoman pada juklak dan juknis yg memang secara normatif sudah ditetapkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada, Minggu (18/10/2020).

Sukanada menjelaskan, sesuai dengan penetapan pemberian hibah pariwisata tahun ini dari Kementerian Keuangan dengan nomor S-244/MK.7/2020 memperoleh sejumlah Rp 7,44 Miliar lebih.

Anggaran tersebut untuk kegiatan pemulihan ekonomi nasional sektor pariwisata.

Dana tersebut terbagi menjadi beberapa item dengan persentase yang telah ditetapkan seperti penyaluran kepada industri pariwisata seperti hotel dan restoran sebesar 70 persen.

Pelaksanaan kegiatan pariwisata di daerah seperti sosialisasi dan implementasi program CHSE, dukungan revitalisasi sarana dan prasarana kebersihan, keindahan dan keamanan, bimbingan teknis CHSE.

Serta juga dapat sebagai pelaksanaan kegiatan pemulihan ekonomi sektor lain dengan alokasi persentase 25 persen.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply