Mengenal Sosok Pollycarpus Mantan Pilot Garuda yang Terlibat Kasus Pembunuhan Munir

TRIBUN-BALI.COM, – Pollycarpus Budihari Priyanto meninggal dunia setelah dikabarkan terinfeksi Covid-19 pada Sabtu (17/10/2020). 

Pollycarpus meninggal dunia pada pukul 14.52 WIB di RSPP Pertamina, Jakarta. 

Berikut ini ulasan mengenai profil Pollycarpus yang sempat menyita perhatian luas publik di Indonesia atas keterlibatannya dengan kasus pembunuhan Munir.  

Pengacara Pollycarpus mengatakan, kliennya meninggal setelah dirawat selama 16 hari.

Pollycarpus adalah satu-satunya terpidana dalam kasus pembunuhan Munir.

Baca juga: Dikabarkan Meninggal Terkena Covid-19, Ini Profil & Sepak Terjang Pollycarpus Terkait Kasus Munir

Baca juga: Pollycarpus, Pembunuh Munir Akhirnya Bebas Setelah Jalani Pidana 14 Tahun, Begini Rekam Jejaknya

Baca juga: Jokowi Diminta Batalkan Pembasan Bersyarat Pollycarpus

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly pada akhir November 2014 lalu, memberikan pembebasan bersyarat bagi Pollycarpus.

Pollycarpus saat itu menerima pembebasan bersyarat setelah menjalani 8 tahun dari 14 tahun masa hukumannya.

Pollycarpus terjerat kasus pembunuhan setelah hasil otopsi Munir menyatakan bahwa penyebab kematian aktivis HAM tersebut diperkirakan akibat terpapar racun arsenik.

Polisi kemudian memeriksa Pollycarpus pada 26 November 2004, yang namanya tercatat sebagai kru dalam penerbangan, tetapi tidak ikut terbang dari Singapura ke Amsterdam.

Pada 8 Maret 2005, Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mabes Polri. Ia pun menjalani sidang pertamanya di PN Jakarta Pusat.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply