Berusaha Pertahankan Handphone Miliknya, Bocah Perempuan Ini Terkena Sayatan Pisau Penjambret

TRIBUN-BALI.COM – Seorang bocah perempuan berinisial WN (13) menjadi korban penjembretan dua pria dewasa seusai berolahraga pagi di sekitar Bintaro Exchange Mall, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Lantaran berusaha mempertahankan handphone-nya, penjahat jalanan itu kesal lalu mengeluarkan sebilah pisau dan menyayat lengan WN.

Lurah Sawah Baru, Muslim membenarkan peristiwa nahas yang menimpa bocah perempuan tersebut di wilayah kerjanya.

Menurutnya peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di saat sang bocah bersama rekannya sedang beristirahat usai berkegiatan olahraga pagi.

Baca juga: Adakah Hubungan antara Stres dan Serangan Jantung? Ini Penjelasannya

Baca juga: Mengandung Enzim Bromelin, Jus Nanas Efektif Mengobati Asam Urat

Baca juga: Kemendikbud: 123 Mahasiswa Positif Covid-19 Setelah Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

“Kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Anak-anak habis olahraga di sekitar Bintaro Exchange, mau balik ke rumah mampir dulu di jembatan tol.

Itu dia bertiga, anak-anak semua. Abis pada olahraga pada main lah segala macam namanya bocah,” kata Muslim saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Muslim menjelaskan saat ketiganya sedang beristirahat, tiba-tiba datang dua orang pria dewasa hendak meminjam handphone (HP) yang sedang dimainkan WN.

Namun, bocah perempuan tersebut menolak permintaan tersebut hingga para pelaku menarik handphone secara paksa dari tangan korban.

Kemudian, WN dengan sekuat tenaga berusaha mempertahankan hape miliknya itu hingga sang pelaku tega menyayat lengan kanan si korban dengan senjata tajam (sajam).

“Lalu pelaku menghampiri korban meminta HO, tapi korban menolak sehingga terjadi tindak kekerasan sajam.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply