Terdampak Covid-19, PAD Bali Tahun Anggaran 2021 Turun Rp 529 Miliar

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali melaksanakan rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bali, Jumat (16/10/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan secara virtual sesuai dengan protokol kesehatan guna pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Meski dilaksanakan secara virtual, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), I Wayan Wiasthana Ika Putra; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), I Dewa Putu Sunartha; dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), I Made Santha nampak hadir langsung.

Baca juga: Kemdikbud Luncurkan Program Mengajar Dari Rumah Batch II, Mahasiswa Bisa Ikut Jadi Relawan

Baca juga: Nikita Mirzani Curiga Nathalie Holscher Belanja ke Mall Bawa ATM Sule, Putri Delina Ungkap Hal Ini

Baca juga: Perekonomian Domestik Perlahan Naik, Kemenparekraf Siapkan Program Diskon Pariwisata

Dalam rapat tertutup yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Bali, I Nyoman Sugawa Korry itu diketahui bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali untuk tahun anggaran 2021 menurun sebesar Rp 529 miliar, yakni dari Rp 3,4 triliun lebih menjadi Rp 2,9 triliun lebih.

Hal ini disebabkan karena tidak tercapainya target anggaran 2020 sebagai dampak dari menurunnya pertumbuhan ekonomi daerah yang disebabkan karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Bukan hanya PAD, pendapatan Bali yang berasal dari transfer pemerintah pusat juga ikut menurun.

Jika sebelumnya Bali mendapatkan transfer dari pusat sebesar Rp 2,6 triliun kini hanya menjadi 1.445 triliun.

Baca juga: Gubernur Koster Apresiasi Peran OJK Bali Bersinergi dengan Pemda Dalam Menjaga Perekonomian Bali

Baca juga: BLT BPJS Ketenagakerjan / Subsidi Gaji Gelombang II Akan Disalurkan Akhir Oktober 2020

Baca juga: 7 September – 15 Oktober 2020, 425 Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Terjaring Operasi Yustisi

“Sehingga kalau ditotalkan, pendapatan Bali pada 2020 untuk anggaran tahun 2021 yang awalnya sebesar 6.081 triliun, kini hanya menjadi 4.451 triliun,” kata Sugawa Korry dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali.

Dengan menurunnya pendapatan tersebut, maka alokasi belanja juga dipastikan ikut menurun.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply