Skill di Lapangan Dipuji Teco, Pemain Papua Ini Nikmati Trial di Bali

DENPASAR – Empat pemain U-18 yang menjalani trial masih bertahan hingga saat ini. Mereka ikut dalam sesi latihan Bali United.

Keempat pemain itu antara lain Arya Duta Kusuma, I Made Tri Somanada, I Gede Agus Mahendra, dan Dance Kambu.

Keempat pemain ini masih dengan nyaman berada di skuad senior Serdadu Tridatu. Khusus untuk Dance Kambu, dia tampaknya mulai bisa membaur dengan pemain-pemain senior lainnya.

Kebetulan, dia menjadi pemain U-18 diluar Bali United U-18. Sebelum bersama Bali United, penyerang sayap asal Papua tersebut tergabung di Borneo FC U-18.

Sebenarnya dia bukanlah satu-satunya pemain asal Papua yang menjalani trial di Bali United. Sebelumnya ada bek kiri Putra Isaac Paulus

Jebolan Persipura U-18 tersebut terpaksa terdepak dan hanya tinggal menyisakan empat pemain U-18 saja di skuad Bali United selain I Kadek Dimas Satria yang sudah lebih dulu

mendapat kontrak resmi di skuad senior bersama I Komang Tri Artha Wiguna yang saat ini masih menjalani pemusatan latihan bersama Timnas U-19 di Kroasia.

Berdasar rekaman video internal game beberapa waktu lalu, penampilan Dance Kambu dianggap cukup bagus.

Pujian pun mengalir dari Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra. Saat itu dia berhasil mengirimkan umpan tarik kepada Kadek Dimas yang berujung gol.

Dance juga saat ini berhasil mendapatkan hati pemain-pemain senior. Dalam beberapa kesempatan, dia terlihat ikut berlibur.

Pertama saat berkemah di Bedugul beberapa minggu lalu. Kamis kemarin (15/10) dia bersama beberapa pemain dan ofisial Bali United kembali kemah. Kali ini dikawasan Kintamani.

Terkait penampilannya yang kabarnya mendapat pujian dari Teco, Dance akhirnya angkat bicara.

Menurutnya, banyak hal yang membuatnya termotivasi untuk bisa bersaing di Bali United. Yang terpenting menurutnya adalah keyakinan dan motivasi dari dalam diri sendiri.

“Selalu ada motivasi tersendiri untuk saya. Saya ingin membuktikan dan menunjukkan yang terbaik saat latihan termasuk saat game internal. Intinya saya harus memberikan penampilan yang terbaik,” ungkapnya.

Kebetulan, sosok Yabes Roni Malaifani memiliki peran penting terhadap penampilannya kali ini. Yabes sendiri adalah salah satu pemain idolanya.

“Kakak Yabes selalu memberikan saya masukan baik itu di lapangan atau di mes. Kakak Yabes selalu memanggil dan  selalu memberikan

masukan tentang latihan. Jika salah pasti langsung beri masukan dan cara untuk mengubah permainan saya,” terang Dance.

Sebagai pemain muda, dia berharap Liga 1 bisa segera bergulir dan tidak ada penundaan lagi. Apalagi pemain muda seperti dia butuh menit bermain yang banyak untuk meningkatkan kemampuannya.

“Saya sebagai pemain muda berharap liga ada kejelasan. Semoga dapat izin dari pihak kepolisian,” tutupnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply