[Heboh] Penampakan Gaib "Kepala Naga" di Pura Taman Sari Karangasem

KARANGASEM-Fenomena gaib hebohkan warga Desa Badeg, Kecamatan Selat, Karangasem. 

Geger warga ini menyusul dengan adanya penampakan wujud gaib mirip kepala naga di depan pelinggih Padmasana Pura Taman Sari, di Desa Badeg, Selat, Karangasem yang tertangkap kamera handpdhone.

Penampakan wujud gaib “Naga Gombang” (Ular Naga yang melilit/memegang kura-kura Bedhawangnala (Suatu Kesatuan yang meluangkan api/dapur magma inti bumi) itu terpotret warga tanpa sengaja.

Seperti dibenarkan I Made Dwija Nurjaya, salah seorang pengayah pura.

Ditemui Jawa Pos Radar Bali, Sabtu (17/10), ia membenarkan dengan penampakan visual mistis di depan pelinggih Padmasana Pura Taman Sari, di Desa Badeg, Selat.

Menurut pria yang akrab disapa Jro Mangku Dwija ini, keberadaan Pura Taman Sari di Desa Badeg, Selat, Karangasem memang oleh sebagian masyarakat sekitar diyakini sebagai pura yang disakralkan dan dikenal tenget (wingit/angker).

Kesakralan Pura Taman Sari ini, karena menurut Nurjaya tak lepas dari peranan penting posisi pura Taman Sari yang memiliki kaitan dengan 5 (Lima) pura besar yang ada di wilayah Bali Timur, Karangasem.

Kelima pura besar itu, yakni Pura Besakih, Pura Pasar Agung, Pura Silayukti (Mpu Kuturan), Pura Andakasa, dan Pura Lempuyang.

“Jadi Pura Taman Sari di Desa Badeg, Selat ini merupakan bagian dari Pura Besakih dan Pura Pasar Agung,”terangnya.

Bahkan, imbuh Nurjaya, dalam sebuah lontar kuno di Desa Songan, Kintamani, Bangli menyebutkan bahwa Pura Taman Sari di Desa Badeg, Selat ini termasuk Tri Kahyangan bersama Pura Besakih dan Pura Pasar Agung.

“Tri Kahyangan ini yang dipuja adalah Beliau yang berstana di Gunung Agung Karangasem. Wujud beliau terdiri dari tiga,”jelas Nurjana.

Ketiga wujud itu kata Nurjaya, yakni wujud kepala di Pura Besakih (berbentuk bulat), kemudian wujud badan atau dada berada di Pura Pasar agung (berbentuk persegi), dan wujud pusar berada di Pura Taman Sari (berbentuk segitiga terbalik)

“Ketiga wujud ini adalah yantra (simbol energi) yang oleh masyarakat Bali diaplikasikan dalam bentuk banten/upakara (yang bentuknya merupakan kombinasi/perpaduan antara bentuk bulat, persegi, dan segitiga)  

Sayangnya, meski memiliki peranan penting, keberadaan Pura Taman Sari di Badeg, ini diakui dalam kondisi tidak terawat dengan ditumbuhi rumput ilalang tinggi dan dipenuhi semak belukar.

“Kami boleh katakan kondisi pura tidak mendapat perhatian yang sama seperti keberadaan lima pura besar di Karangasem,”tegasnya

Nah, balik soal kemunculan fenomena mistis di Pura Taman Sari, Nurjana menduga bahwa kejadian fenomena gaib itu tak lepas dari kondisi pura yang seolah “terabaikan”.

Apalagi menurutnya, penampakan fenomena visual gaib “Naga Gombang” tertangkap persis oleh kamera handphone saat ngayah (gotong royong) bersih-bersih bersama warga di depan pelinggih Padmasana Pura Taman Sari, di Desa Badeg, pada Sabtu (10/10) lalu. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply