Penggunaan Ruang Isolasi Empat Puskesmas di Jembrana Ditunda

NEGARA – Rencana Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jembrana menggunakan empat puskesmas untuk isolasi pasien resmi ditunda kemarin.

Alasannya, empat puskesmas yang akan digunakan untuk isolasi masih dalam proses menyiapkan sarana dan prasarana.

Disamping itu, puskesmas hanya sebagai tempat isolasi sementara untuk mengantisipasi lonjakan kasus, sehingga untuk sementara masih memprioritaskan isolasi di RSU Negara.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, penggunaan ruang rawat inap di empat puskesmas di Jembrana

untuk isolasi pasien Covid-19 memang rencana dimulai dari kemarin, akan tetapi belum bisa dilakukan karena perlu disiapkan sarana dan prasarananya.

“Ada perbaikan sedikit. Tadi rencananya, tapi ada perbaikan sedikit,” jelas Arisantha. Perbaikan ruang isolasi di puskesmas dipastikan selesai dalam sehari, sehingga mulai hari ini (8/10) sudah bisa digunakan jika ada tambahan pasien Covid-19.

Namun demikian, untuk menggunakan ruang isolasi di puskesmas hanya di saat kapasitas ruang isolasi di rumah sakit penuh.

“Kalau rumah sakit masih kosong, isolasi di rumah sakit. Kalau isolasi rumah sakit penuh maka isolasi puskesmas,” ungkapnya.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana kemarin tambah 9 kasus, sehingga kumulatif kasus selama pandemi sebanyak 352 kasus, sembuh sebanyak 287 dan meninggal sebanyak 7 kasus.

Sehingga masih dalam perawatan sebanyak 58 orang, sebagian besar isolasi di RSU Negara dan sisanya isolasi mandiri.

“Tambahan sembilan kasus baru hasil contact tracing keluarga dari pasien covid-19 sebelumnya dan kasus baru,” terangnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply