Kisah Ni Putu Arie Utami, Owner Bimbel Jualan Pepes Ikan demi 400 Pengajarnya yang Dirumahkan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pandemi Covid-19 memukul beragam sektor usaha ekonomi.

Tidak sedikit dari perusahaan memilih gulung tikar daripada menunggu ketidakpastian kapan pandemi akan berakhir.

Sektor bisnis pendidikan juga tidak luput dari terjangan badai pandemi.

Itulah yang dirasakan oleh Ni Putu Arie Utami, owner Anemone Reading School yang memiliki ratusan cabang tersebar di Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Ammy tersebut bercerita tentang bagaimana badai pandemi Covid-19 sempat memporak-porandakan usahanya, mulai dari peserta bimbel mulai berkurang hingga harus menutup seluruh cabang hingga waktu yang lama.

Ammy pertama terjun ke bisnis dunia pendidikan pada 2007 lalu.

Dia membuka lembaga bimbel cara baca tulis ajaib di Denpasar, Provinsi Bali.

Tak Hanya Jualan Online dan Youtuber, 5 Inspirasi Pekerjaan untuk Menambah Penghasilan

Bisnisnya berkembang pesat dari tahun ke tahun.

Pada Maret 2016 lalu, Ammy berhasil membuka 42 cabang di seluruh Pulau Bali dan berencana akan melakukan ekspansi ke luar Pulau Bali.

Hanya butuh empat tahun saja, Anemone Reading School sudah merambah ke pasar Indonesia bagian Barat.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply