Alat Pemangkasan Sempat Rusak 2 Bulan, DLH Tabanan Kekurangan Alat Pemangkasan Pohon

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Musim penghujan sudah mulai sejak dua pekan lalu.

Dinas Lingkungan Hidup Tabanan mulai melakukan pemangkasan pohon perindang terutama yang ada di jalan utama.

Sebab, seperti pengalaman sebelumnya banyak ranting/pohon jatuh saat musim penghujan disertai angin kencang.

DLH juga menyatakan saat ini masyarakat tak diharuskan untuk melapor ke kantor melainkan bisa melaporkan lewat online.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, I Made Subagia menyatakan, pihaknya di DLH berkoordinasi dengan sejumlah OPD dan pihak lain untuk pemangkasan pohon, di antaranya BPBD dengan Tim Reaksi Cepat (TRC), tim PJU di Dinas PUPR, hingga PLN.

Dia menjelaskan, untuk Tim Reaksi Cepat (TRC) khususnya untuk peristiwa tumbang seketika atau darurat sekali dan dibantu dengan DLH.

Fenomena 6 Oktober 2020, Planet Mars Dekat dengan Bumi, Langit akan Dihiasi Bintang Merah’ Terang

Lewat Rilis Lagu Ingat Pesan Ibu, Padi Reborn Ajak Warga di Indonesia Patuhi Protokol Kesehatan

Keluar dari Rumah Sakit, Donald Trump Malah Ajak Masyarakat Jangan Takut Covid-19

Jika pemangkasan yang berhubungan dengan lampu Penerang Jalan Umum (PJU) akan langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR yang akan menurunkan Tim PJU.

Kemudian, jika ada berkaitan dengan kabel listrik yang memerlukan teknis kelistrikan akan meminta bantuan tim dari PLN.

Artinya semua pihak ini bersinergi dan saling bantu.

“DLH mempunyai pelayananan pemangkasan pohon perindang di seluruh Tabanan (jalur kota dan lainnya). Itu sesuai dengan kegiatan sehari-hari dan permohonan masyarakat juga,” kata Subagia, Selasa (6/10/2020).

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply