[Akhirnya] "Pendemo Menang", Hakim Putuskan Sidang JRX Digelar Offline

DENPASAR-Setelah menuai desakan ratusan masa pendukung dan “protes” dari kuasa hukum terdakwa, “kengototan” majelis hakim yang menyidangkan perkara Gede Ari Astina alias JRX SID untuk menggelar sidang secara online akhirnya “tumbang”.

Terhadap desakan masa pendukung dan permohonan kuasa hukum Jerinx, Majelis Hakim yang diketuai Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi akhirnya memutuskan untuk menggelar sidang secara tatap muka alias offline.

Putusan digelarnya sidang online bagi pentolan sekaligus penggebuk drum Superman Is Dead itu disampaikan Hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi saat sidang lanjutan dengan agenda putusan sela, di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (6/10).

“Setelah kami (majelis hakim) melihat perkembangan persidangan selama ini dan bermusyawarah, untuk (sidang) pemeriksaan saksi dan terdakwa, persidangan perlu dilakukan secara offline,”tegas Hakim Adnya Dewi.

Menurut Hakim Adnya Dewi, alasan atau pertimbangan digelarnya sidang lanjutan secara offline bagi terdakwa JRX SID itu, untuk mencari kebenaran materiil sebagaimana tertuang dalam KUHAP.

Kedua kata Adnya Dewi, bahwa dasar hukum melakukan sidang secara online karena tidak bersifat imperative (keharusan).

“Jadi boleh online boleh pula offline.Dan kesepakatan majelis selama sidang berlangsung perlu sidang offline. Dengan tujuan memberikan kebebasan kepada penasehat hukum dan penuntut umum untuk menunjukan bukti-bukti secara visual,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Adnya Dewi juga menjelaskan bahwa, keputusan menggelar sidang offline atau tatap muka ini merupakan murni berdasarkan sikap dari majelis hakim, dan bukan

semata-mata permintaan kuasa hukum terdakwa JRX SID.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply